Memiliki modal sekitar Rp100 juta membuka cukup banyak pilihan untuk memulai usaha kemitraan. Namun, menentukan franchise yang tepat sebaiknya tidak hanya berdasarkan brand yang sedang ramai atau paket yang terlihat menarik.
Modal, lokasi, target pasar, hingga kesiapan menjalankan operasional perlu dipertimbangkan bersama sebelum menentukan pilihan.
Jangan Habiskan Seluruh Modal untuk Paket Franchise
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan calon mitra adalah menggunakan hampir seluruh modal untuk membeli paket kemitraan.
Padahal setelah outlet berdiri, masih ada kebutuhan lain yang perlu dipersiapkan, seperti biaya sewa tempat, renovasi, kebutuhan operasional, gaji karyawan, listrik, bahan baku tambahan, serta modal kerja selama masa awal pembukaan.
Karena itu, jika Anda memiliki dana sekitar Rp100 juta, sebaiknya tentukan terlebih dahulu berapa bagian yang akan digunakan untuk paket kemitraan dan berapa yang disimpan sebagai cadangan operasional.
Pilihan Bisnis dengan Modal Sekitar Rp100 Juta
1. Rumah Makan
Bisnis makanan memiliki pasar yang luas karena berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari.
Konsep seperti rumah makan Padang dapat dipertimbangkan untuk lokasi dekat perumahan, kawasan pekerja, jalan utama, maupun area komersial.
Namun, bisnis rumah makan membutuhkan perhatian lebih terhadap lokasi, kebutuhan tempat, SDM, bahan baku, dan konsistensi rasa.
2. Coffee Shop
Coffee shop dapat menjadi pilihan bagi calon mitra yang mengincar pasar anak muda, mahasiswa, pekerja, atau masyarakat perkotaan.
Tidak semua coffee shop harus memiliki bangunan besar. Konsep outlet dapat disesuaikan mulai dari takeaway, kedai sederhana, hingga tempat nongkrong dengan area dine-in.
Hal terpenting adalah menyesuaikan konsep tersebut dengan karakter konsumen di sekitar lokasi.
3. Bisnis Minuman
Usaha minuman seperti tea, ice cream, atau minuman kekinian umumnya mempunyai operasional yang relatif lebih sederhana dibandingkan restoran dengan menu yang sangat banyak.
Lokasi dengan traffic tinggi seperti kawasan sekolah, kampus, pusat kuliner, perumahan padat, dan area komersial dapat menjadi pertimbangan.
4. Barbershop
Tidak ingin masuk ke bisnis F&B? Bisnis jasa seperti barbershop juga dapat menjadi alternatif.
Salah satu karakter menarik dari bisnis grooming adalah adanya kebutuhan pelanggan yang berulang. Konsumen yang puas berpotensi kembali secara berkala untuk menggunakan layanan yang sama.
Karena itu, pemilihan area dengan jumlah penduduk yang cukup dan akses yang mudah menjadi faktor penting.
Lokasi Tetap Menentukan
Modal Rp100 juta belum tentu menghasilkan pilihan bisnis yang sama untuk setiap orang.
Seseorang yang sudah memiliki ruko sendiri tentu mempunyai kondisi berbeda dengan calon mitra yang masih harus menyewa tempat.
Begitu pula lokasi dekat kampus akan mempunyai karakter konsumen berbeda dibandingkan kawasan perumahan keluarga atau area perkantoran.
Sebelum memilih brand, perhatikan beberapa hal seperti:
-
siapa calon pelanggan di sekitar lokasi;
-
tingkat keramaian pada jam operasional;
-
akses kendaraan dan parkir;
-
kompetitor di sekitar lokasi;
-
biaya sewa;
-
serta jenis produk atau jasa yang dibutuhkan masyarakat sekitar.
Jangan Hanya Mengejar Brand yang Sedang Viral
Popularitas dapat membantu sebuah brand dikenal konsumen, tetapi bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan outlet.
Brand yang sedang ramai belum tentu sesuai dengan lokasi dan kemampuan modal Anda.
Sebaliknya, konsep usaha yang lebih sederhana tetapi mempunyai target pasar yang jelas dan operasional yang sesuai dengan lokasi bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Jadi, Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Jika Anda memiliki modal sekitar Rp100 juta, mulailah dengan tiga informasi utama: berapa modal maksimal yang benar-benar siap digunakan, di kota mana usaha akan dibuka, dan apakah Anda sudah memiliki lokasi.
Dari informasi tersebut, pilihan franchise dapat disaring menjadi lebih spesifik.
Franchise Pilihan membantu calon mitra membandingkan pilihan bisnis F&B maupun jasa berdasarkan modal, lokasi, dan konsep usaha yang diminati.
Tidak perlu langsung menentukan brand. Anda dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan menyampaikan estimasi modal, kota pembukaan, kategori usaha yang diminati, dan kondisi lokasi agar pilihan bisnis dapat diarahkan dengan lebih terukur.